DPRD Jawa Barat Dorong KPID Jabar Meningkatkan Program Literasi Media Hingga Kabupaten dan Kota Serta Sekolah 

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 20:54 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik 1 News.Com

‎‎Kota Depok – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat mendorong Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Provinsi Jabar meningkatkan program literasi media, bagi masyarakat, khususnya generasi muda hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Langkah ini dinilai penting agar mampu menyikapi dengan positif atas derasnya arus informasi secara kritis dan bijak.

‎‎Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna usai menjadi keynote speaker pada kegiatan Pemahaman Literasi Media Bagi Masyarakat dengan tema Peningkatan Kualitas SDM Penyiaran melalui Riset 5+1 di Kota Depok, Jumat, 18 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎Pradi Supriatna menjelaskan, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh dan menyebarkan informasi. Apabila sebelumnya masyarakat harus melalui berbagai tahapan untuk mendapatkan informasi, kini hampir seluruh informasi dapat diakses dengan mudah melalui perangkat yang berada dalam genggaman, misalnya handphone dan sebagainya.

‎‎Dari yang awalnya berproses, sekarang informasi sudah ada di genggaman tangan. Apapun bisa dilihat. Oleh karena itu, betapa pentingnya kita memberikan literasi kepada masyarakat, apalagi kepada anak-anak muda ke depan, jelas Pradi Supriatna.

‎‎Saat ini lanjut Pradi Supriatna, masyarakat membutuhkan informasi yang valid, edukatif, serta dapat memperkuat rasa kebersamaan dan menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi global. Oleh sebab ini literasi media atau informasi menjadi semakin penting , khususnya bagi generasi milenial, Z, hingga generasi Alpha yang sangat dekat dengan teknologi digital dan media sosial.

‎‎Regulasi belum ada, tetapi informasinya sudah sampai. Jangan sampai informasi yang kurang tepat menjadi konsumsi yang kurang sehat bagi masyarakat, katanya.

‎‎Ia mengingatkan, penyebaran informasi yang tidak utuh maupun informasi palsu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan untuk melakukan verifikasi sebelum menerima maupun menyebarkan informasi perlu terus diperkuat.

‎‎DPRD Jawa Barat mengajak masyarakat membiasakan diri memeriksa informasi melalui pendekatan 5W+1H, yakni what, who, when, where, why, dan how, termasuk memastikan sumber informasi serta tujuan penyebarannya.

‎‎Ketika literasi ini sampai dan dipahami, tentu kita bisa memproteksi diri kita sendiri. Misalnya ketika ada informasi di tangan kita, jangan langsung kita share kembali. Cari sumbernya dan pastikan apakah informasi tersebut benar, pintanya.

‎‎Perluas Literasi hingga Sekolah

‎‎Selain memperluas program literasi hingga ke kabupaten dan kota, DPRD Jawa Barat mendorong agar edukasi mengenai literasi media dan informasi dapat masuk ke lingkungan pendidikan, khususnya jenjang SMP dan SMA.

‎‎Pihaknya menilai sekolah merupakan salah satu ruang strategis untuk membangun kemampuan generasi muda dalam memilah informasi sejak dini. Terlebih, anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang sangat aktif menggunakan media digital.

‎‎Kami sangat mendorong itu (memperluas literasi media ke sekolah-sekolah) namun tentu perlu dukungan dari sisi anggaran dan lainnya. Kami berharap bisa mulai dari level SMP dan SMA, harapnya.

‎‎Menurutnya, penguatan literasi informasi di sekolah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga membangun sikap kritis, bertanggung jawab, dan tidak mudah mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang diterima secara sepotong.

‎‎Ia berharap kolaborasi antara KPID Provinsi Jabar , pemerintah daerah, DPRD Jawa Barat, serta satuan pendidikan dapat terus diperkuat agar masyarakat, terutama generasi muda, memiliki ketahanan dalam menghadapi perkembangan informasi digital.

‎

‎Sumber : Humas DPRD Jabar

* Andi *

Berita Terkait

HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Pengusaha
BAJA Jabar Tegaskan Empat Pilar Perjuangan, Dorong Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat
Badaya Jadi Ruang Apresiasi Seniman Sunda Kota Bandung
DPRD Jawa Barat Kembali Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke DPR RI
Pansus XXI DPRD Jabar Dorong Penguatan Komunitas Pengelola Sampah Berbasis Rumah Tangga Melalui Ranperda
Bekasi Student Futsal Cup 2026 Jadi Wadah Positif Pelajar, Prasetyo: Raih Prestasi, Jauhi Tawuran
Fraksi PSI Sikat 4 Raperda Usulan Farhan: Jangan Cuma Bikin Aturan, Mana Manfaat Nyata Buat Warga Bandung?
Komisi V DPRD Jabar Kawal Pelayanan Kesehatan, Pastikan Tak Ada Pasien Terabaikan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:44 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:25 WIB

Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Pelayanan Humanis Polri dalam Mengawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat, guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:52 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIB

Kalapas Cibinong Dinonaktifkan, Aktivis Nasional : Bukti Komitmen Menteri Imipas Agus Andrianto Tegakkan Disiplin di Imipas

Berita Terbaru