Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

DETIK 1 NEWS

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta mendorong kemandirian ekonomi pemuda melalui pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) GPA Sultra yang berlangsung di Desa Ulusawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara pada 24-25 Oktober 2026

Kegiatan Rakerwil tersebut tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja dan penguatan organisasi, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan kader.

Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Sulawesi Tenggara, Muh Iksan Saranani, mengatakan bahwa Rakerwil merupakan momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat solidaritas, serta memastikan seluruh jajaran organisasi bergerak secara terarah dalam menjalankan program kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, GPA Sultra ingin membuktikan bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya aktif dalam forum diskusi dan konsolidasi internal, tetapi juga harus hadir melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Rakerwil ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ini merupakan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pengurus dan kader GPA di Sulawesi Tenggara agar semakin aktif, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Muh Iksan Saranani.

GPA Sultra Hadir Melalui Kegiatan Sosial
Dalam rangkaian kegiatan Rakerwil, GPA Sultra melaksanakan sejumlah aksi sosial, di antaranya pemberian bantuan untuk masjid, penyerahan santunan kepada anak yatim, serta pemberian bantuan perlengkapan olahraga bagi para kader GPA.

Santunan kepada anak yatim diserahkan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah, H. Aminullah Siagian.
Muh Iksan menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap kehidupan masyarakat sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai keislaman, solidaritas, dan semangat gotong royong di kalangan pemuda.

“Bagi kami, keberadaan organisasi harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan untuk masjid, santunan kepada anak yatim, serta dukungan olahraga bagi kader merupakan bagian dari komitmen GPA untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat persaudaraan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, GPA Sultra akan terus mendorong agar kegiatan organisasi berjalan seimbang antara penguatan kelembagaan, pendidikan kader, dan pengabdian kepada masyarakat.

Lima Poin Strategis Hasil Rakerwil GPA Sultra Muh Iksan Saranani menjelaskan bahwa Rakerwil GPA Sultra menghasilkan sejumlah poin strategis yang menjadi arah gerak organisasi ke depan.
Pertama, memperkuat tata kelola dan konsolidasi organisasi.

Seluruh pengurus dan kader GPA di 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara didorong menjalankan roda organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sehingga organisasi semakin tertib, solid, dan memiliki arah perjuangan yang jelas.

Kedua, mendorong pemuda muslim mendukung program pemerintah. GPA Sultra mengajak generasi muda, khususnya pemuda muslim, untuk berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah di daerah masing-masing melalui kontribusi yang positif, kritis, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ketiga, memperkuat gerakan antinarkotika. GPA Sultra menegaskan komitmennya untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Seluruh kader didorong mengambil peran dalam upaya pencegahan, edukasi, dan sosialisasi bahaya narkotika serta mendukung Polri dan BNN sesuai kewenangan masing-masing.

Menurut Muh Iksan, persoalan narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Karena itu, diperlukan keterlibatan bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah, organisasi kepemudaan, keluarga, dan masyarakat.
“Pemuda tidak boleh tinggal diam menghadapi ancaman narkotika. GPA harus menjadi bagian dari gerakan pencegahan, memberikan edukasi kepada masyarakat, dan mengajak generasi muda menjauhi narkoba demi menyelamatkan masa depan bangsa,” tegasnya.

Keempat, membangun kemandirian dan kekuatan ekonomi pemuda. Rakerwil mendorong pemuda muslim untuk mulai membangun kemandirian ekonomi sejak dini melalui pengembangan keterampilan, kewirausahaan, inovasi, dan pemanfaatan peluang usaha yang tersedia.
Menurutnya, pemuda harus memiliki keberanian untuk berusaha, meningkatkan kompetensi, dan menciptakan peluang ekonomi sehingga mampu menjadi generasi produktif yang tidak hanya bergantung pada kesempatan kerja, tetapi juga dapat membuka peluang bagi orang lain.
Kelima, memperkuat pendidikan dan kaderisasi di seluruh Sulawesi Tenggara. GPA Sultra berkomitmen mendorong pendidikan organisasi dan kaderisasi secara berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara guna melahirkan kader yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, memahami nilai-nilai keislaman, serta siap mengambil peran dalam pembangunan daerah.

“Lima poin ini harus menjadi pedoman kerja, bukan sekadar catatan hasil rapat. Kami ingin seluruh pengurus dan kader menerjemahkannya menjadi program nyata yang dapat dilaksanakan dan dievaluasi secara berkelanjutan,” kata Muh Iksan.

Dihadiri Ketua Umum PP GPA dan Sejumlah Unsur Daerah
Pelaksanaan Rakerwil GPA Sultra dibuka langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, bersama Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GPA.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kapolres Konawe Utara, yakni Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Konawe Utara, Wawan; Kepala BNN Kabupaten Konawe, Kompol H. Tira Wijaya, S.H., M.H.; perwakilan pimpinan Lemhannas RI; pembina PMI Sultra, Sahrun Gaus; Kepala SMA Negeri 1 Konawe, Adam Basri Saleh, S.Si.; perwakilan Kodim 143 Konawe Utara; serta jajaran pengurus dan kader GPA se-Sulawesi Tenggara.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, serta unsur terkait dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif bagi generasi muda.

Muh Iksan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Rakerwil GPA Sultra. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat terus ditingkatkan melalui program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Jadikan Rakerwil sebagai Titik Awal Gerakan Nyata
Menutup keterangannya, Muh Iksan Saranani menegaskan bahwa keberhasilan Rakerwil tidak cukup diukur dari terselenggaranya kegiatan atau banyaknya rekomendasi yang dihasilkan.

Ukuran utamanya adalah sejauh mana keputusan organisasi dapat dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh pengurus dan kader.

Ia mengajak seluruh kader GPA di Sulawesi Tenggara untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kapasitas diri, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami ingin GPA Sultra menjadi organisasi kepemudaan yang solid, mandiri, peduli terhadap persoalan sosial, aktif dalam pencegahan narkotika, serta serius membangun kualitas sumber daya manusia. Hasil Rakerwil harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata agar kehadiran GPA benar-benar memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, dan daerah,” tutup Muh Iksan Saranani.
Melalui Rakerwil ini, GPA Sultra menegaskan arah perjuangannya untuk membangun organisasi yang kuat secara internal, memiliki kepedulian sosial, dan mampu melahirkan generasi muda muslim yang berkarakter, mandiri, serta berkontribusi bagi kemajuan Sulawesi Tenggara dan Indonesia. (*)

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE
Pelayanan Humanis Polri dalam Mengawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat, guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!
Kalapas Cibinong Dinonaktifkan, Aktivis Nasional : Bukti Komitmen Menteri Imipas Agus Andrianto Tegakkan Disiplin di Imipas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Dewan Pengawas Baitul Mal Aceh Tenggara Desak TAPK dan Pengelola Keuangan Daerah Jelaskan Keterlambatan Gaji 6 Bulan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:58 WIB

Ada Apa Sebenarnya di Balik Penangkapan Buron Lapas Kutacane yang Berujung Kematian, Transparansi Keterangan Medis Dipertanyakan

Berita Terbaru