Fraksi PSI Sikat 4 Raperda Usulan Farhan: Jangan Cuma Bikin Aturan, Mana Manfaat Nyata Buat Warga Bandung?

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi PSI Sikat 4 Raperda Usulan Farhan: Jangan Cuma Bikin Aturan, Mana Manfaat Nyata Buat Warga Bandung?

BANDUNG,—* Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Kota Bandung memberi catatan kritis untuk 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru usulan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Pandangan umum itu disampaikan Fraksi PSI dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (15/10/2026). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Dr. H. Edwin Senjaya didampingi Toni Wijaya, dan dihadiri Wakil Wali Kota Erwin serta jajaran Kepala OPD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat Raperda tersebut adalah Raperda Pengarusutamaan Gender (PUG), Raperda Rumah Susun, Raperda Perubahan Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Raperda Penyertaan Modal Rp37,6 Miliar ke Perumda Tirtawening.

Fraksi PSI menegaskan, ukuran berhasil tidaknya Perda bukan banyaknya pasal, tapi manfaat nyata buat warga.

*1. Soal Raperda PUG: Jangan Jadi Proyek Seremonial*

PSI setuju kesetaraan gender harus ditegakkan, tapi mengingatkan jangan sampai Raperda ini cuma jadi kegiatan seremonial dan bikin struktur birokrasi baru.

“Kesetaraan harus dibarengi kompetensi. Perbedaan biologis seperti menstruasi dan kehamilan harus difasilitasi, tapi tidak boleh jadi dalih membatasi jabatan seseorang,” tegas Fraksi PSI.

PSI meminta indikator jelas: kesenjangan pelayanan apa yang mau ditutup, dan bagaimana setiap rupiah anggaran PUG bisa dibuktikan hasilnya.

*2. Soal Rumah Susun: Jangan Asal Bangun*

Untuk rumah susun, PSI minta Pemkot punya data akurat: berapa keluarga yang butuh, berapa penghasilannya, dan di mana lokasinya. Jangan sampai salah sasaran.

PSI juga menyoroti aturan kewajiban pengembang menyediakan 20% rusun umum dari luas lantai komersial. Aturan itu wajib dari UU No. 20/2011, tapi Pemkot harus buat mekanisme yang jelas agar tidak membebani harga hunian dan tetap ada wujud fisiknya, bukan cuma konversi jadi uang.

*3. Soal Barang Milik Daerah: Berapa Aset Nganggur?*

Terkait aset daerah, PSI mendorong inventarisasi total. Sekolah, taman, drainase, jangan hanya dihitung dari uang, tapi manfaat sosialnya.

PSI menagih data: berapa banyak tanah dan bangunan milik Pemkot yang saat ini nganggur tidak optimal? Apa hambatannya, sengketa atau anggaran? Dan target beresnya kapan?

Fraksi juga mewanti-wanti, istilah “diskresi” jangan dipakai untuk mengesampingkan aturan hukum dalam pengelolaan aset.

*4. Soal Penyertaan Modal Tirtawening Rp37,6 Miliar: Ini Uang Segar atau Cuma Balik Nama Aset?*

Ini yang paling disorot PSI.

Dalam naskah Raperda tertulis penyertaan modal senilai Rp37.666.100.000. PSI mempertanyakan, apakah ini berupa uang tunai, aset, atau kombinasi?

“Kalau objeknya seperti Stasiun Pompa Gumuruh, jalur pipa Ciseureuh, dan Mata Air Citalaga yang selama ini sudah dipakai Perumda, apa manfaat tambahannya buat warga? Apakah cuma ganti status hukum jadi kekayaan yang dipisahkan, atau memang ada tambahan layanan air minum?” tanya Fraksi PSI.

PSI meminta Pemkot membuka rencana bisnis, penilaian aset, dan indikator kinerja yang terukur: cakupan pelanggan, kualitas air, kebocoran air, hingga penanganan keluhan warga.

Pertanyaan kuncinya: setelah Rp37,6 Miliar itu diserahkan, status hukum dan pelayanan apa yang jadi lebih baik, kapan hasilnya bisa dinilai, dan siapa yang bertanggung jawab kalau target gagal?

Fraksi PSI meminta Wali Kota menjawab spesifik dengan data, bukan normatif, agar pembahasan 4 Raperda ini tidak bertele-tele.

(Andri)*

Berita Terkait

Si Geulis, Digitalisasi Pengelolaan Obat untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
SAH! Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar Menikah di Maison Grande Bandung, Ini Pesan Haru Orang Tua
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Dewan Pengawas Baitul Mal Aceh Tenggara Desak TAPK dan Pengelola Keuangan Daerah Jelaskan Keterlambatan Gaji 6 Bulan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:58 WIB

Ada Apa Sebenarnya di Balik Penangkapan Buron Lapas Kutacane yang Berujung Kematian, Transparansi Keterangan Medis Dipertanyakan

Berita Terbaru