Detik1News.com
BANDUNG – Generasi Muda Indonesia Tionghoa (GEMA INTI) Jawa Barat menggelar kegiatan bertajuk Gerak Gelora Sumpah Pemuda di Gedung Hoa, Jalan Nana Rohana Nomor 99, Kota Bandung, Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menanamkan nilai persatuan dan toleransi di kalangan generasi muda.
Ketua GEMA INTI Jawa Barat, Herman Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan terhadap semangat nasionalisme generasi muda yang perlu terus diperkuat di tengah berbagai dinamika sosial yang berpotensi memicu perpecahan.
Menurutnya, generasi muda harus memiliki kepedulian terhadap kondisi bangsa dan mengambil peran nyata dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kami ingin memulai dari Bandung. Mari kita peduli terhadap bangsa, bangkitkan kembali rasa nasionalisme dan cinta tanah air, sehingga kita bisa bersama-sama membangun Indonesia menjadi lebih baik,” ujar Herman.
Ia menjelaskan, kegiatan Gerak Gelora Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi ajang memperkuat semangat kebangsaan, tetapi juga diisi dengan kunjungan edukatif dan budaya ke museum. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih jauh sejarah serta kontribusi masyarakat Tionghoa dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Herman berharap, generasi muda yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antargenerasi, antarkelompok, dan antargolongan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
Generasi muda harus bisa menjadi jembatan antargenerasi dan antarkelompok. Kita harus bersama-sama berusaha memajukan Indonesia menjadi lebih baik,” tegasnya.
Selain penguatan wawasan kebangsaan, Herman juga menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan positif dan edukatif. Salah satunya dengan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, serta mencegah perilaku perundungan atau bullying, khususnya di lingkungan sekolah.
Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang terjadi di kalangan generasi muda harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, nilai toleransi, saling menghargai, dan kebersamaan perlu terus ditanamkan agar perbedaan latar belakang, suku, maupun golongan tidak menjadi penghalang dalam menjaga persatuan.
Dalam kesempatan tersebut, Herman turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Gerak Gelora Sumpah Pemuda, di antaranya Dinas Sejarah TNI Angkatan Darat, Dinas Pariwisata, serta para sesepuh kebudayaan Sunda beserta jajaran.
Ia menilai dukungan berbagai pihak tersebut merupakan bentuk sinergi positif dalam mendorong generasi muda untuk lebih mengenal sejarah, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan.
Lebih lanjut, Herman berharap Gerak Gelora Sumpah Pemuda dapat menjadi agenda rutin tahunan GEMA INTI Jawa Barat. Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana mengembangkan kegiatan serupa dengan jangkauan yang lebih luas hingga tingkat nasional.
Kami berharap dengan dukungan dan doa dari semua pihak, ke depan kami bisa menyelenggarakan kegiatan yang lebih besar dengan jangkauan nasional,” pungkasnya.
Melalui Gerak Gelora Sumpah Pemuda, GEMA INTI Jawa Barat mengajak seluruh generasi muda untuk tidak sekadar mengenang semangat Sumpah Pemuda, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata, menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta memperkuat rasa cinta tanah air demi Indonesia yang lebih maju dan harmonis.
( Andi )























