Komisi VIII DPR RI Apresiasi BPBD Jabar Satukan Relawan: Anggaran & Kapasitas Relawan Akan Terus Diperkuat
BANDUNG – Anggota DPR RI Komisi VIII Atalia Praratya, S.IP., M.I.Kom. memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi BPBD Provinsi Jawa Barat yang menyatukan ratusan lembaga relawan dalam Diskusi Panel Berbagi Pengalaman Membangun Relawan Tangguh untuk Kemanusiaan, Kamis (18/9) di Bandung.
Kegiatan yang dipandu oleh Hadi Rahmat Harja Sasmita, S.Sos. selaku Pranata Humas Ahli BPBD Jabar ini menghadirkan narasumber Drs. Pangarso Suryotomo, M. M.B. dan diikuti perwakilan Tagana, MDMC, LPBI, RAPI, ORARI, Pramuka, PKK, serta puluhan organisasi kemanusiaan se-Jawa Barat.
STATEMENT KUNCI 1 – IBU ATALIA PRARATYA (Komisi VIII DPR RI Mitra BNPB):
“Saya sebagai Anggota DPR RI dari Komisi VIII yang bermitra dengan BNPB sangat mengapresiasi forum ini. Jawa Barat adalah daerah yang paling kompleks tantangan bencananya, hampir semua potensi bencana ada di sini. Pemerintah tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa relawan.
Oleh karena itu, kami di Komisi VIII akan terus mendorong agar dukungan anggaran, dukungan regulasi, dan dukungan peningkatan kapasitas untuk BPBD dan para relawan di Jawa Barat terus diperkuat.
Sinergi BNPB di pusat dengan BPBD dan relawan di lapangan harus semakin solid. Satu komando, satu tujuan untuk melindungi masyarakat. Kita bekerja Lillahi Ta’ala.”
STATEMENT KUNCI 2 – Drs. PANGARSO SURYOTOMO:
“Forum inisialisasi hari ini adalah langkah awal untuk menyatukan persepsi. Kita punya kemampuan yang sama dan informasi yang sama yang harus disampaikan ke masyarakat. Kuncinya satu komando, satu bahasa, yaitu bahasa kemanusiaan untuk Jabar yang lebih tangguh.”
3 HASIL KESEPAKATAN DISKUSI:
1. Sertifikasi Kompetensi: Relawan harus tersertifikasi melalui LSP/BNSP, bukan klaim mandiri.
2. Hapus Ego Bendera: Tidak ada organisasi paling tinggi, semua indikatornya Lillahi Ta’ala untuk kemanusiaan.
3. Kader PKK & Warga Desa adalah Garda Terdepan: Penguatan melalui program GASTTB dan Desa Tangguh Bencana (Destana) sampai tingkat RT/RW dan Dasawisma.
Acara ditutup dengan komitmen bersama dan foto bersama seluruh relawan.























