Misteri Kekerasan Jalanan di Balik Kerusuhan Jakarta Akhir Agustus

DETIK 1 NEWS

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 04:33 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Kepolisian Daerah Metro Jaya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan intensif terkait rangkaian aksi kekerasan yang terjadi di kawasan Slipi, Jakarta Barat, dan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pedagang kaca berusia 60 tahun bernama Bambang Setiawan meninggal dunia akibat pengeroyokan, sementara seorang warga setempat bernama Faturrahman serta seorang pelajar mengalami luka-luka serius akibat serangan serupa.

Informasi mengenai kronologi dan detail peristiwa ini dihimpun dari kanal Tempodotco yang menelusuri jejak kerusuhan tersebut. Hingga dua pekan pascakejadian, pihak kepolisian dilaporkan belum berhasil menangkap para pelaku, meskipun telah merilis dua sketsa wajah terduga pelaku yang terlibat dalam penganiayaan terhadap korban di Pejompongan.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, mengakui telah mengerahkan sekitar 500 anggotanya ke area Slipi pada malam peristiwa terjadi. Hercules menyatakan bahwa mobilisasi tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan wilayah dari para perusuh setelah aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI mulai mereda. Namun, narasi ini dipertanyakan oleh berbagai pihak mengingat adanya keterlibatan kelompok lain yang juga melakukan aksi serupa dengan atribut identik, seperti penggunaan ikat kepala putih dan tongkat kayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penelusuran di lapangan, massa yang diduga terlibat dalam kerusuhan tersebut terlihat melakukan konvoi menggunakan truk melintasi jalan tol sebelum akhirnya menyebar ke titik-titik krusial di pusat kota. Keberadaan kelompok-kelompok yang tak teridentifikasi ini menjadi fokus utama penyelidikan, terutama terkait tewasnya Bambang Setiawan yang saat itu sedang berada di sekitar tempat usahanya. Masyarakat dan pihak keluarga korban menuntut aparat penegak hukum untuk segera mengungkap identitas para pelaku agar insiden kekerasan serupa tidak terulang kembali di masa depan. (*)

Berita Terkait

Soal Kasus Pemerasan , Andi Syafrani Minta Pemberitaan Akurat : Bedakan LIRA dan LSM LIRA Indonesia
Negara Jangan Kalah di Sungai Penetai, PETI di Kerinci Adalah Ujian Nyata Ketegasan Hukum
Apresiasi dan Dukung Ketegasan Menteri Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional : Bentuk Keseriusan Dalam Wujudkan Imipas Prima
Kemenimipas Sanksi 1.163 Pegawai dan 124 Diberhentikan Tidak Hormat, Menteri Agus Andrianto Buktikan Penertiban Imipas Dilakukan Terbuka dan Tegas
Polemik Syarat Pendidikan Gibran Masuk Babak Baru, DPR dan MK Jadi Sorotan
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Jabat Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok yang Ramah Namun Tegas, Loyalitasnya Sangat Tinggi Pada Negara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Dewan Pengawas Baitul Mal Aceh Tenggara Desak TAPK dan Pengelola Keuangan Daerah Jelaskan Keterlambatan Gaji 6 Bulan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:58 WIB

Ada Apa Sebenarnya di Balik Penangkapan Buron Lapas Kutacane yang Berujung Kematian, Transparansi Keterangan Medis Dipertanyakan

Berita Terbaru