Komisi V DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Venue PORPROV XV Jawa Barat 2026 di Sumedang

DETIK 1 NEWS

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:26 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Sumedang—DPRD Provinsi Jawa Barat menikai kesiapan venue menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Demikian Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomaius Untung mengungkapkan seusai melaksanakan kunjungan kerja ke Lapang Cigugur Sport Center Tadjimalela, dalam rangka meninjau kesiapan venue untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat Tahun 2026, Kabupaten Sumedang, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, peninjauan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana olahraga yang akan digunakan dalam penyelenggaraan PORPROV XV Jawa Barat 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin melihat secara langsung sejauh mana kesiapan venue yang akan digunakan untuk PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2026. Kami berharap seluruh fasilitas yang dipersiapkan benar-benar memenuhi kebutuhan pelaksanaan pertandingan,” ujar Yomaius Untung.

Ia menambahkan, persiapan venue tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik lapangan, tetapi juga mencakup kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, aspek keamanan, kenyamanan atlet, serta kesiapan teknis lainnya yang menunjang kelancaran kompetisi.

Oleh karena itu, Yomaius menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, serta pihak penyelenggara agar berbagai kebutuhan dapat dipersiapkan secara optimal sebelum pelaksanaan PORPROV.

“Kami berharap segala kekurangan yang masih ditemukan dalam proses persiapan dapat segera ditindaklanjuti. Jangan sampai ada kendala teknis yang menghambat pelaksanaan pertandingan nantinya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa PORPROV merupakan agenda olahraga penting bagi Jawa Barat, bukan hanya sebagai ajang kompetisi antarkabupaten dan kota, tetapi juga sebagai sarana untuk mengukur hasil pembinaan atlet serta mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah.

Menurutnya, penyelenggaraan PORPROV yang didukung venue berkualitas akan memberikan pengalaman bertanding yang baik bagi para atlet sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan kegiatan olahraga di Jawa Barat.

Melalui peninjauan ini, Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat berharap Kabupaten Sumedang dapat mempersiapkan seluruh kebutuhan venue secara maksimal sehingga pelaksanaan PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2026 dapat berjalan sukses.

Komisi V DPRD Jabar juga berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kesiapan fasilitas dan dukungan penyelenggaraan olahraga, sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta prestasi atlet Jawa Barat.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Dewan Pengawas Baitul Mal Aceh Tenggara Desak TAPK dan Pengelola Keuangan Daerah Jelaskan Keterlambatan Gaji 6 Bulan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:58 WIB

Ada Apa Sebenarnya di Balik Penangkapan Buron Lapas Kutacane yang Berujung Kematian, Transparansi Keterangan Medis Dipertanyakan

Berita Terbaru