PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media

DETIK 1 NEWS

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 00:43 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – Polemik penghentian kerja sama media cetak dan online dengan SDN dan SMPN di Kabupaten Ogan Ilir mendapat perhatian serius dari Ketua PPWI Ogan Ilir, Fidiel Castro.

Selasa (15/9/2026), Fidiel bersama tim mendatangi Kantor BPK Perwakilan Sumatera Selatan untuk mengonfirmasi informasi bahwa penghentian langganan koran dan kerja sama media di sekolah dilakukan atas petunjuk atau arahan BPK Sumsel.

“Kami datang untuk mencari kejelasan, bukan menyudutkan pihak mana pun. Benarkah BPK melarang sekolah berlangganan koran atau bermitra dengan media? Kalau benar, kami minta dasar aturannya secara jelas,” tegas Fidiel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, nilai langganan media selama ini relatif kecil dan tidak sebanding jika persoalan tersebut seolah menjadi beban besar bagi anggaran pendidikan.

Fidiel menilai pengawasan dana BOS memang penting, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh dan objektif. Jika ada dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran pendidikan, menurutnya, hal tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan data resmi, bukan menjadikan media sebagai pihak yang seolah-olah paling bermasalah.

“Kami mendukung BPK mengawasi dana pendidikan. Tetapi jangan sampai media yang menjalankan fungsi informasi dan kontrol sosial justru menjadi korban dari informasi atau kebijakan yang belum jelas,” ujarnya.

Kedatangan PPWI Ogan Ilir diterima pihak Humas BPK Sumsel, Devi. Laporan dan permintaan konfirmasi disampaikan untuk mendapatkan penjelasan resmi.

Fidiel mengatakan, pihak BPK menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dikomunikasikan kepada pimpinan dan pihak terkait. Jawaban diupayakan diberikan dalam waktu satu hingga dua hari.

“Kami tunggu jawaban resminya. Jangan sampai persoalan ini hanya berdasarkan informasi dari mulut ke mulut. Jika memang ada aturan, sampaikan secara terbuka agar semua pihak jelas dan tidak ada yang dirugikan,” pungkasnya.

Laporan: Ketua Tim Pewarta Indonesia Ogan Ilir (FC)

Berita Terkait

Gandeng Ulama, Kapolres Simalungun Tegaskan Perang Lawan Narkoba
PLN UID Riau dan Kepri Sosialisasikaan Promo Tambah Daya 50 persen dalam Momentum HLN ke-81
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Dari Jalan ke Dunia Pendidikan, 20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Siap Layani Siswa Sekolah Rakyat
LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap
Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Dewan Pengawas Baitul Mal Aceh Tenggara Desak TAPK dan Pengelola Keuangan Daerah Jelaskan Keterlambatan Gaji 6 Bulan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:58 WIB

Ada Apa Sebenarnya di Balik Penangkapan Buron Lapas Kutacane yang Berujung Kematian, Transparansi Keterangan Medis Dipertanyakan

Berita Terbaru